Jakarta, 6 September 2026 – SMA Taruna Nusantara segera membuka Penerimaan Siswa Baru atau Pensisru untuk Tahun Ajaran 2027/2028 dengan sejumlah persyaratan akademik dan administrasi yang perlu dipersiapkan calon siswa sejak sekarang. Kesempatan tersebut terbuka bagi pelajar SMP, MTs, atau sederajat yang memenuhi ketentuan nilai serta persyaratan lainnya. Calon siswa yang lolos nantinya dapat ditempatkan di salah satu dari enam kampus SMA Taruna Nusantara yang tersebar di berbagai wilayah Indonesia. Penempatan kampus ditentukan oleh panitia berdasarkan mekanisme penerimaan yang berlaku dan bukan sepenuhnya berdasarkan pilihan peserta. Program pendidikan tetap menggunakan konsep sekolah berasrama dengan pembinaan akademik, karakter, kedisiplinan, dan kepemimpinan. Siswa baru yang diterima juga mendapatkan fasilitas beasiswa penuh selama menjalani pendidikan. Jadwal rinci pembukaan dan tahapan seleksi perlu terus dipantau calon peserta melalui pengumuman resmi panitia.
Enam kampus yang menjadi lokasi pendidikan berada di Magelang, Jawa Tengah; Cimahi, Jawa Barat; Malang, Jawa Timur; Pagar Alam, Sumatera Selatan; Langowan, Sulawesi Utara; serta Ibu Kota Nusantara atau IKN. Bertambahnya lokasi pendidikan membuat daya jangkau SMA Taruna Nusantara semakin luas dibandingkan ketika kegiatan pendidikan hanya terpusat di Magelang. Meski tersedia beberapa kampus, proses penerimaan siswa dilakukan secara terpusat dengan standar seleksi yang ditentukan panitia. Peserta yang dinyatakan lolos harus bersedia mengikuti keputusan mengenai lokasi penempatan. Sistem tersebut diterapkan agar distribusi peserta didik dapat disesuaikan dengan kebutuhan dan kapasitas masing-masing kampus. Calon siswa dan orang tua karena itu perlu mempertimbangkan kesiapan mengikuti pendidikan berasrama di luar daerah tempat tinggal. Kehidupan di asrama menjadi bagian penting dari pola pembinaan yang diterapkan selama masa pendidikan.
Persyaratan akademik menjadi salah satu komponen utama yang perlu diperhatikan sebelum melakukan pendaftaran. Untuk jalur utama, calon siswa harus mempunyai nilai rata-rata minimal 85 pada masing-masing mata pelajaran Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris, Matematika, dan Ilmu Pengetahuan Alam atau IPA. Selain ketentuan rata-rata tersebut, nilai setiap mata pelajaran yang dipersyaratkan pada semester 1 sampai semester 4 tidak boleh berada di bawah 80. Nilai yang digunakan merupakan nilai pengetahuan sebagaimana tercantum dalam rapor peserta. Ketentuan tersebut membuat calon siswa perlu memeriksa kembali rapor sejak semester pertama sebelum memutuskan mengikuti seleksi. Dokumen rapor yang nantinya diunggah juga harus telah mendapatkan legalisasi dari sekolah. Persyaratan akademik menjadi tahap awal untuk memastikan peserta mempunyai kemampuan dasar yang memadai mengikuti proses pendidikan di SMA Taruna Nusantara.
Ketentuan berbeda diberikan kepada calon siswa yang memiliki prestasi tetapi tidak memenuhi batas nilai pada jalur utama. Peserta dengan prestasi terkurasi dapat tetap mengikuti pendaftaran sepanjang memenuhi standar akademik khusus yang telah ditetapkan. Prestasi yang diperhitungkan dapat berasal dari bidang akademik, olahraga, organisasi, maupun seni dan budaya yang terkurasi dalam sistem prestasi nasional. Pada kategori tersebut, rata-rata setiap mata pelajaran yang dipersyaratkan minimal 80. Sementara nilai masing-masing mata pelajaran pada setiap semester tidak boleh berada di bawah 75. Ketentuan ini memberikan kesempatan kepada pelajar berprestasi yang mempunyai keunggulan tertentu di luar pencapaian akademik reguler. Namun, kepemilikan prestasi tidak otomatis membuat peserta dinyatakan diterima karena seluruh calon siswa tetap harus mengikuti tahapan seleksi yang ditetapkan.
Calon siswa dari sekolah internasional juga dapat mengikuti penerimaan dengan memperhatikan ketentuan konversi nilai. Apabila sekolah menggunakan skala berbeda seperti 1 sampai 4 atau sistem huruf A sampai D, nilai perlu dikonversikan ke sistem yang digunakan dalam persyaratan penerimaan. Hasil konversi tersebut harus mendapatkan pengesahan dari instansi pendidikan yang berwenang. Langkah itu diperlukan agar kemampuan akademik seluruh peserta dapat dinilai menggunakan standar yang sebanding. Calon siswa sebaiknya mengurus proses konversi lebih awal karena dokumen pengesahan dapat membutuhkan waktu. Kesalahan dalam mengunggah nilai atau dokumen yang tidak sesuai ketentuan dapat memengaruhi proses verifikasi administrasi. Karena itu, peserta dianjurkan memastikan seluruh data akademik sesuai dengan dokumen asli sebelum melakukan pengiriman akhir dalam sistem pendaftaran.
Hasil tes Intelligence Quotient atau IQ dan kemampuan Bahasa Inggris juga dapat memberikan nilai tambahan dalam proses penerimaan. Calon siswa yang mempunyai hasil tes IQ minimal 110 dari anggota Himpunan Psikologi Indonesia dapat menyertakannya sebagai dokumen pendukung. Hasil pemeriksaan tersebut maksimal diterbitkan enam bulan sebelum periode pendaftaran sehingga peserta perlu memperhatikan masa berlakunya. Kepemilikan hasil tes IQ bukan persyaratan wajib sehingga calon siswa tetap dapat mendaftar meskipun tidak memilikinya. Hal serupa berlaku untuk sertifikat TOEFL dengan skor minimal 420 yang diterbitkan melalui tes resmi. Sertifikat tersebut menjadi nilai tambah dan bukan syarat yang menentukan seseorang dapat atau tidak dapat mengajukan pendaftaran. Peserta karena itu sebaiknya memprioritaskan pemenuhan persyaratan wajib terlebih dahulu sebelum melengkapi dokumen tambahan.
Sejumlah dokumen administrasi juga harus disiapkan dalam format digital sebelum proses pendaftaran dimulai. Peserta membutuhkan pasfoto ukuran 4×6 menggunakan seragam sekolah dengan latar belakang biru serta foto seluruh badan menggunakan seragam dan sepatu tanpa topi. Foto seluruh badan harus memperlihatkan calon siswa secara lengkap dari ujung kepala hingga ujung kaki. Surat keterangan sehat dari dokter fasilitas kesehatan pemerintah atau militer juga menjadi salah satu dokumen yang harus disediakan. Selain itu, peserta perlu menyiapkan kartu pelajar SMP atau MTs, atau surat keterangan dari sekolah apabila belum mempunyai kartu pelajar. Akta kelahiran, kartu keluarga, serta identitas orang tua atau wali turut menjadi bagian dari dokumen pendaftaran. Peserta perlu memperhatikan ketentuan format JPG, PNG, maupun PDF untuk masing-masing dokumen ketika sistem pendaftaran mulai digunakan.
Akta kelahiran yang disampaikan harus menunjukkan calon siswa berusia tidak lebih dari 17 tahun pada 1 Juli 2027. Sementara dokumen rapor yang dibutuhkan mencakup semester 1 hingga semester 4 dan seluruh halaman nilai yang digunakan harus telah dilegalisasi sekolah. Selain dokumen tersebut, terdapat sejumlah surat pernyataan dan berkas pendukung yang formatnya ditentukan oleh panitia. Calon siswa dan orang tua dianjurkan tidak membuat sendiri format surat apabila panitia telah menyediakan formulir khusus. Data seperti Nomor Induk Siswa Nasional, alamat, informasi sekolah, serta identitas orang tua juga perlu dipastikan sesuai dokumen resmi. Persiapan sejak awal dapat mengurangi kemungkinan peserta mengalami kesulitan ketika periode pendaftaran sudah dibuka. Seluruh berkas sebaiknya dipindai dengan jelas agar informasi dapat terbaca ketika dilakukan verifikasi oleh panitia.
Proses pendaftaran secara umum dilakukan melalui sistem Pensisru dengan calon siswa terlebih dahulu membuat akun menggunakan alamat surat elektronik yang aktif. Setelah akun dibuat, peserta harus melakukan aktivasi sebelum dapat masuk dan melengkapi formulir pendaftaran. Data pribadi, akademik, sekolah, orang tua, dan dokumen pendukung kemudian dimasukkan melalui sistem sesuai bagian yang tersedia. Peserta masih dapat memeriksa serta memperbaiki data selama belum melakukan pengiriman akhir atau submit. Karena itu, calon siswa dianjurkan melakukan pengecekan menyeluruh sebelum mengakhiri proses pendaftaran. Informasi yang dimasukkan harus sama dengan dokumen asli karena ketidaksesuaian dapat menjadi persoalan ketika proses verifikasi dilakukan. Setelah pendaftaran selesai, peserta harus mengikuti setiap pengumuman mengenai tahapan seleksi berikutnya sesuai jadwal yang nantinya ditetapkan panitia.
Penerimaan siswa SMA Taruna Nusantara dikenal mempunyai tingkat persaingan tinggi sehingga persiapan tidak sebaiknya hanya difokuskan pada kelengkapan administrasi. Calon siswa juga perlu mempertahankan kemampuan akademik, kondisi kesehatan, kedisiplinan, serta kesiapan mengikuti rangkaian seleksi. Ketentuan penerimaan Tahun Ajaran 2027/2028 dapat mengalami penyesuaian hingga pedoman dan jadwal final diumumkan secara resmi. Karena itu, calon peserta dan orang tua perlu mencermati setiap pembaruan agar tidak menggunakan informasi penerimaan dari tahun sebelumnya sebagai satu-satunya acuan. Persiapan rapor, identitas, surat kesehatan, serta dokumen pendukung dapat dilakukan lebih awal agar proses pendaftaran nantinya lebih lancar. Peserta juga perlu berhati-hati terhadap pihak yang mengatasnamakan panitia dan menjanjikan kelulusan melalui jalur tertentu. Dengan persyaratan yang mulai diketahui, calon siswa kini mempunyai waktu untuk mempersiapkan diri sebelum penerimaan SMA Taruna Nusantara Tahun Ajaran 2027/2028 resmi memasuki tahap pendaftaran.




