Menteri Pemuda dan Olahraga, Erick Thohir, mengimbau seluruh federasi olahraga nasional untuk segera beradaptasi menyusul adanya potensi perubahan atau pencoretan sejumlah cabang olahraga (cabor) dari agenda multievent internasional. Menurutnya, kemampuan beradaptasi menjadi faktor penting agar pembinaan atlet tetap berjalan optimal di tengah dinamika olahraga global.
Erick menekankan bahwa perubahan dalam daftar cabang olahraga merupakan hal yang lumrah terjadi, terutama pada ajang internasional yang secara berkala melakukan evaluasi terhadap nomor dan disiplin yang dipertandingkan. Oleh karena itu, setiap induk organisasi olahraga diharapkan mampu menyusun strategi jangka panjang yang fleksibel.
Menurutnya, federasi tidak hanya perlu berfokus pada target jangka pendek, tetapi juga memperkuat sistem pembinaan atlet, regenerasi, serta peningkatan kualitas pelatih dan sport science. Langkah tersebut dinilai penting agar prestasi atlet Indonesia tetap terjaga meski terjadi perubahan pada kalender kompetisi.
Selain itu, Erick mendorong federasi untuk aktif mengikuti perkembangan regulasi dari organisasi olahraga internasional. Respons yang cepat terhadap perubahan dinilai dapat membantu cabang olahraga mempertahankan eksistensinya sekaligus meningkatkan peluang tampil pada ajang-ajang besar.
Pemerintah, lanjutnya, akan terus memberikan dukungan terhadap pembinaan olahraga nasional melalui kerja sama dengan berbagai pemangku kepentingan. Namun, keberhasilan pengembangan prestasi juga sangat bergantung pada kesiapan masing-masing federasi dalam menyesuaikan diri dengan tantangan baru.
Perubahan komposisi cabang olahraga di ajang internasional juga dipandang sebagai momentum untuk melakukan evaluasi menyeluruh terhadap sistem pembinaan. Federasi diharapkan mampu mengembangkan program yang lebih inovatif dan berorientasi pada peningkatan daya saing atlet Indonesia.
Di sisi lain, para atlet diimbau tetap fokus menjalani latihan dan meningkatkan kualitas performa. Meskipun terdapat dinamika terkait cabang olahraga yang dipertandingkan, konsistensi pembinaan dinilai menjadi kunci utama dalam menjaga prestasi di level regional maupun dunia.
Dengan imbauan tersebut, Menpora berharap seluruh federasi dapat bergerak lebih cepat dalam menyusun langkah strategis. Adaptasi yang baik diyakini akan membantu olahraga Indonesia tetap kompetitif serta mampu menghadapi berbagai perubahan dalam ekosistem olahraga internasional di masa mendatang.




