Jakarta, 28 Agustus 2026 – Bandara Internasional Kuala Lumpur (KLIA) di Malaysia digegerkan dengan penemuan jasad seorang pria di ruang roda sebuah pesawat yang baru tiba dari Kathmandu, Nepal. Penemuan tersebut terjadi setelah pesawat mendarat di KLIA pada Kamis (27/8/2026).
Jasad ditemukan oleh petugas setelah pesawat tiba di Bandara Kuala Lumpur. Korban diduga masuk ke bagian roda pesawat sebelum penerbangan berlangsung, tetapi bagaimana pria tersebut dapat mencapai lokasi itu masih dalam penyelidikan.
Jasad Ditemukan di Ruang Roda
Polisi Malaysia menerima laporan mengenai penemuan jasad tersebut setelah petugas menemukan seorang pria di bagian ruang roda pesawat. Pesawat diketahui terbang dari Kathmandu menuju Kuala Lumpur.
Kepala Kepolisian Distrik Sepang ACP Norhisham Mohamad mengatakan korban ditemukan setelah pesawat mendarat. Identitas pria tersebut belum dapat dipastikan karena tidak ditemukan dokumen identitas pada tubuhnya.
Polisi masih melakukan pemeriksaan untuk mengetahui identitas serta latar belakang korban.
Diduga Penumpang Gelap
Salah satu dugaan yang sedang diperiksa adalah korban merupakan penumpang gelap yang berusaha melakukan perjalanan dengan bersembunyi di ruang roda pesawat.
Namun, polisi belum menyimpulkan bagaimana pria tersebut bisa masuk ke bagian pesawat tersebut. Ruang roda merupakan area yang berada di luar kabin penumpang dan memiliki kondisi ekstrem selama penerbangan.
Penyelidikan dilakukan untuk mengetahui kapan dan dari mana korban masuk ke ruang roda tersebut.
Terbang dari Kathmandu
Pesawat yang membawa jasad itu diketahui melakukan penerbangan dari Kathmandu ke Kuala Lumpur. Setelah tiba di Malaysia, petugas kemudian menemukan tubuh pria tersebut di bagian roda pesawat.
Penerbangan dari Kathmandu menuju Kuala Lumpur memerlukan waktu beberapa jam. Selama penerbangan, ruang roda pesawat berada pada kondisi yang sangat berbahaya bagi manusia karena tekanan dan temperatur yang ekstrem.
Kondisi tersebut menjadi salah satu hal yang akan diperiksa dalam penyelidikan terhadap kematian korban.
Identitas Korban Masih Diselidiki
Polisi belum mengungkap kewarganegaraan maupun identitas korban. Pemeriksaan forensik akan dilakukan untuk membantu proses identifikasi sekaligus mengetahui penyebab kematian.
Pihak berwenang juga berkoordinasi dengan pengelola bandara dan maskapai untuk menelusuri rekaman keamanan serta prosedur pemeriksaan pesawat sebelum keberangkatan.
Bukan Kasus Pertama
Kasus orang yang berusaha bersembunyi di ruang roda pesawat bukan pertama kali terjadi. Sejumlah kejadian serupa di berbagai negara pernah dilaporkan, meskipun sebagian besar berakhir fatal.
Ruang roda pesawat bukan bagian yang dirancang untuk membawa manusia. Selain suhu yang dapat turun sangat rendah ketika pesawat berada di ketinggian, tekanan udara juga jauh lebih rendah dibandingkan permukaan tanah.
Karena itu, seseorang yang berada di ruang tersebut menghadapi risiko hipotermia, kekurangan oksigen, hingga kehilangan kesadaran.
Polisi Lakukan Penyelidikan
Pihak kepolisian Malaysia masih menyelidiki seluruh rangkaian kejadian. Pemeriksaan mencakup identitas korban, bagaimana korban dapat memasuki area pesawat, serta kondisi sebelum pesawat berangkat dari Kathmandu.
Petugas juga memastikan tidak ada unsur lain yang berkaitan dengan penemuan jasad tersebut.
Penemuan jasad pria di ruang roda pesawat menggemparkan Bandara Internasional Kuala Lumpur setelah sebuah pesawat tiba dari Kathmandu. Polisi Malaysia masih menyelidiki identitas korban dan bagaimana ia bisa masuk ke bagian roda pesawat sebelum penerbangan. Dugaan sementara mengarah pada kemungkinan korban merupakan penumpang gelap, tetapi penyebab dan kronologi lengkap kematian masih dalam penyelidikan.





