Jayawijaya, 18 September 2026 – Komando Operasi TNI Habema mengevakuasi istri Aris Sanda dari Distrik Mbua, Kabupaten Nduga, Papua Pegunungan, setelah suaminya menjadi korban penembakan dan pembakaran kendaraan yang diduga dilakukan kelompok bersenjata. Evakuasi dilakukan sebagai langkah pengamanan terhadap keluarga korban menyusul peristiwa kekerasan yang terjadi di Jalan Poros Habema KM 32, Kabupaten Jayawijaya. Aris diketahui bekerja sebagai sopir travel dan ditemukan meninggal dunia setelah kendaraan yang digunakannya dalam perjalanan menuju Mbua ditemukan dalam kondisi terbakar. Aparat sebelumnya juga menemukan selongsong amunisi kaliber 5,56 milimeter serta barang milik korban di sekitar lokasi kejadian. Pangkoops TNI Habema Mayjen TNI Lucky Avianto kemudian memerintahkan jajarannya membantu memastikan keselamatan keluarga korban. Istri Aris dibawa keluar dari Mbua menuju wilayah yang dinilai lebih aman untuk mendapatkan pendampingan dan penanganan lanjutan.
Proses evakuasi dilakukan dengan mempertimbangkan situasi keamanan setelah terjadinya serangan terhadap Aris. Aparat tidak ingin keluarga korban menghadapi risiko tambahan di tengah penyelidikan dan pengejaran terhadap pihak yang diduga bertanggung jawab. Personel TNI yang bertugas di wilayah tersebut melakukan koordinasi agar proses pemindahan dapat berlangsung aman. Kondisi geografis Papua Pegunungan membuat setiap kegiatan evakuasi membutuhkan perencanaan yang matang, terutama apabila harus melewati wilayah dengan akses transportasi terbatas. Faktor keamanan jalur juga menjadi perhatian karena aparat masih mendalami keberadaan kelompok bersenjata di sekitar kawasan tersebut. Setelah berhasil dievakuasi, istri korban mendapatkan pendampingan sebelum proses selanjutnya dilakukan sesuai kebutuhan keluarga.
Aris Sanda sebelumnya melakukan perjalanan menggunakan kendaraan travel dari kawasan Ilekma menuju Mbua. Dalam perjalanan tersebut, korban dilaporkan membawa sejumlah penumpang sekaligus bahan kebutuhan pokok yang akan dikirim ke wilayah tujuan. Aktivitas angkutan seperti yang dijalankan Aris mempunyai peran penting bagi masyarakat di daerah pegunungan karena menjadi salah satu penghubung distribusi barang dan mobilitas warga. Namun, perjalanan tersebut berakhir setelah kendaraan korban diduga dihadang di sekitar Jalan Poros Habema. Informasi mengenai kejadian kemudian diterima aparat keamanan yang segera melakukan pencarian dan penyisiran. Tim gabungan akhirnya menemukan kendaraan dalam kondisi hangus serta korban yang telah meninggal dunia.
Aparat gabungan selanjutnya melakukan olah tempat kejadian perkara untuk mengumpulkan barang bukti yang dapat membantu mengungkap kronologi serangan. Salah satu temuan yang menjadi perhatian adalah selongsong amunisi kaliber 5,56 milimeter yang biasa digunakan pada sejumlah jenis senjata laras panjang. Selain itu, petugas menemukan tas yang berisi identitas korban di sekitar lokasi. Barang-barang tersebut diamankan untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut dan menjadi bagian dari penyelidikan. Temuan selongsong belum dengan sendirinya menentukan jenis senjata maupun identitas orang yang melepaskan tembakan. Pemeriksaan balistik dan bukti lainnya diperlukan untuk menghubungkan barang bukti dengan pelaku tertentu. Aparat karena itu masih melakukan pendalaman sebelum menyampaikan kesimpulan mengenai rangkaian kejadian.
Penyelidikan awal mengarah pada dugaan keterlibatan kelompok bersenjata yang beroperasi di kawasan Papua Pegunungan. Aparat keamanan masih mengumpulkan informasi mengenai kelompok maupun individu yang diduga berada di sekitar lokasi ketika serangan berlangsung. Setiap informasi yang diperoleh perlu diverifikasi dengan barang bukti dan keterangan lain sebelum digunakan sebagai dasar penegakan hukum. Operasi pencarian terhadap pihak yang diduga terlibat juga dilakukan dengan mempertimbangkan keselamatan masyarakat sipil. TNI dan Polri berupaya menjaga agar kegiatan pengamanan tidak menghambat aktivitas warga yang tidak terkait dengan peristiwa tersebut. Pada saat yang sama, pemantauan terhadap jalur yang biasa digunakan masyarakat dan kendaraan angkutan diperketat setelah kejadian.
Pangkoops TNI Habema memberikan perhatian khusus terhadap kondisi keluarga Aris setelah memperoleh informasi mengenai kejadian tersebut. Evakuasi terhadap istri korban dipandang diperlukan agar yang bersangkutan berada di lokasi yang lebih aman dan lebih mudah memperoleh bantuan. Kehilangan anggota keluarga dalam peristiwa kekerasan juga membuat pendampingan menjadi bagian penting setelah proses evakuasi selesai. Aparat membantu kebutuhan perjalanan dan koordinasi yang diperlukan keluarga dalam menghadapi proses selanjutnya. Langkah tersebut merupakan bagian dari penanganan kemanusiaan yang dilakukan bersamaan dengan operasi keamanan. TNI menegaskan perlindungan terhadap masyarakat sipil tetap menjadi salah satu prioritas dalam pelaksanaan tugas di Papua Pegunungan.
Peristiwa yang menimpa Aris juga kembali menyoroti pentingnya keamanan jalur transportasi di kawasan pegunungan. Sopir travel tidak hanya membawa penumpang, tetapi dalam banyak perjalanan juga mengangkut kebutuhan masyarakat menuju distrik yang memiliki keterbatasan akses. Gangguan terhadap kendaraan angkutan dapat berdampak lebih luas apabila membuat pengemudi maupun masyarakat enggan menggunakan jalur tertentu. Distribusi bahan pokok berpotensi terganggu apabila situasi keamanan tidak segera dikendalikan. Karena itu, aparat melakukan pemantauan terhadap sejumlah jalur setelah kejadian untuk mengantisipasi kemungkinan gangguan berikutnya. Koordinasi antara satuan TNI, kepolisian, pemerintah daerah, dan masyarakat setempat menjadi penting untuk menjaga aktivitas transportasi tetap berjalan.
Penanganan kasus tersebut melibatkan unsur TNI dan Polri yang berada di Papua Pegunungan. Satgas Operasi Damai Cartenz sebelumnya melakukan penanganan tempat kejadian perkara dan mengumpulkan sejumlah barang bukti, sementara unsur TNI Habema membantu pengamanan serta kebutuhan kemanusiaan setelah kejadian. Pembagian tugas dilakukan sesuai kewenangan masing-masing institusi. Proses penyidikan pidana tetap dilakukan aparat kepolisian untuk menentukan pelaku dan membuktikan unsur tindak pidana. Sementara itu, personel TNI membantu menjaga stabilitas keamanan di wilayah operasi dan melindungi masyarakat dari kemungkinan serangan lanjutan. Koordinasi antaraparat diperlukan karena lokasi kejadian berada di kawasan dengan tantangan keamanan dan geografis yang kompleks.
Evakuasi istri Aris dari Mbua juga dilakukan ketika penyelidikan terhadap kematian korban masih berlangsung. Aparat belum menutup kemungkinan adanya perkembangan baru berdasarkan hasil pemeriksaan barang bukti maupun informasi yang diperoleh di lapangan. Penelusuran terhadap asal tembakan, pergerakan pelaku, serta rangkaian kejadian sebelum kendaraan dibakar menjadi bagian penting dalam penyidikan. Keterangan dari orang-orang yang mengetahui perjalanan korban juga dapat membantu memperjelas kronologi. Aparat meminta masyarakat tidak menyebarkan informasi yang belum terverifikasi karena dapat mengganggu proses penyelidikan maupun menimbulkan kekhawatiran. Setiap dugaan mengenai identitas pelaku tetap harus dibuktikan melalui proses hukum.
Dengan berhasilnya evakuasi istri Aris Sanda dari Mbua, perhatian aparat kini diarahkan pada keselamatan keluarga korban sekaligus pengungkapan kasus penembakan tersebut. TNI Habema melanjutkan pengamanan di wilayah yang dinilai membutuhkan perhatian, sedangkan kepolisian meneruskan penyelidikan terhadap barang bukti dan dugaan keterlibatan kelompok bersenjata. Kematian Aris menjadi perhatian karena korban merupakan warga sipil yang bekerja sebagai sopir travel dan membantu mobilitas masyarakat serta distribusi kebutuhan pokok. Aparat berupaya memastikan jalur transportasi dapat tetap digunakan masyarakat dengan tingkat keamanan yang lebih baik. Pengejaran terhadap pihak yang bertanggung jawab akan dilakukan berdasarkan informasi dan bukti yang diperoleh selama penyelidikan. Sementara itu, keluarga korban mendapatkan pendampingan setelah menghadapi peristiwa yang menewaskan Aris dalam perjalanan menuju Mbua.





