Bandung Barat, 2 Mei 2026 — Peristiwa longsor terjadi di area proyek PLTA Upper Cisokan yang berlokasi di wilayah Bandung Barat. Material tanah dan batu dilaporkan meluncur dari bagian atas bukit menuju area proyek, memicu kekhawatiran akan keselamatan pekerja dan stabilitas lokasi.
Insiden ini terjadi setelah hujan dengan intensitas tinggi mengguyur kawasan tersebut dalam beberapa waktu terakhir.
Material Longsor dari Lereng Bukit
Menurut laporan awal, longsor berasal dari lereng perbukitan di sekitar proyek. Tanah yang jenuh air diduga menjadi faktor utama yang menyebabkan pergerakan material secara tiba-tiba.
Material yang turun terdiri dari tanah, batu, dan puing lainnya.
Tidak Ada Korban Jiwa
Hingga saat ini, tidak dilaporkan adanya korban jiwa dalam kejadian tersebut. Namun, aktivitas proyek sempat dihentikan sementara sebagai langkah antisipasi.
Proyek Sempat Terganggu
Longsor berdampak pada sebagian area kerja, termasuk akses jalan di sekitar lokasi. Tim proyek kini melakukan pembersihan dan evaluasi untuk memastikan keamanan sebelum melanjutkan pekerjaan.
Faktor Cuaca Jadi Penyebab
Cuaca ekstrem, khususnya hujan deras, menjadi salah satu penyebab utama longsor. Kondisi tanah yang labil meningkatkan risiko pergerakan tanah di wilayah perbukitan.
Langkah Mitigasi Diperkuat
Pihak terkait menyatakan akan memperkuat langkah mitigasi, termasuk penanganan lereng dan sistem drainase untuk mengurangi risiko longsor di masa depan.
Pentingnya Keselamatan Proyek
Keselamatan pekerja menjadi prioritas utama dalam proyek ini. Evaluasi menyeluruh dilakukan untuk memastikan tidak ada potensi bahaya lanjutan.
Imbauan Waspada
Pekerja dan masyarakat di sekitar lokasi diimbau untuk tetap waspada terhadap potensi longsor susulan, terutama jika hujan terus berlanjut.
Proyek Strategis Tetap Dilanjutkan
Meski terjadi gangguan, proyek PLTA Upper Cisokan tetap dianggap sebagai proyek strategis yang akan dilanjutkan setelah kondisi dinyatakan aman.
Peristiwa ini menjadi pengingat pentingnya kesiapsiagaan terhadap risiko bencana di area proyek, terutama di wilayah dengan kondisi geografis yang rawan longsor.





